Pada Hari Selasa Proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa yang sudah kacau,menjadi semakin kacau ketika Perdana Menteri Theresa May menunda pemungutan suara Majelis rendah parlemen mengenai kesepakatan Brexit, sebuah perjanjian yang memerlukan perundingan berliku-liku selama berbulan-bulan dengan Brussels untuk mencapai kesimpulan akhir.
Meskipun May hari Senin secara terbuka bersikeras pemungutan suara mengenai perjanjian penarikan diri yang mempertaruhkan kredibilitasnya terus dilaksanakan para pembantunya mengatakan di balik layar, para menteri kabinet memintanya agar tidak meneruskannya.
Berbicara kepada Majelis Rendah yang penuh sesak, May mengatakan ia “menyimak apa yang telah disampaikan” selama tiga hari perdebatan. Komentar itu memancing tawa dan cemooh dari anggota parlemen. “Jika pemungutan suara dilanjutkan, akan kalah dengan selisih besar. Jadi pemungutan suara akan ditangguhkan,” kata May. May mengatakan kesepakatan itu dalam batasannya yang luas merupakan yang terbaik bagi Inggris. Ia mengatakan akan bertemu dengan para pemimpin Uni Eropa “pada hari-hari mendatang.”

Sumber:VOA

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *